“Pengen ke Jalan yang Benar, Tapi Jalannya Tak Dibenerin” Warga Bali Sadhar Tengah Gotong Royong Cor Jalan -->

“Pengen ke Jalan yang Benar, Tapi Jalannya Tak Dibenerin” Warga Bali Sadhar Tengah Gotong Royong Cor Jalan

Minggu, 25 Januari 2026, Minggu, Januari 25, 2026

 

Way Kanan , Ligatku6.online— Kepedulian terhadap kondisi infrastruktur kembali ditunjukkan oleh masyarakat Kampung Bali Sadhar Tengah, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan. Warga khususnya Dusun 1 dan Dusun 2 bergotong royong melakukan perbaikan jalan dengan metode pengecoran menggunakan dana swadaya masyarakat, Sabtu (24/01/2026).

Kegiatan perbaikan jalan tersebut menarik perhatian para pengguna jalan. Pasalnya, di lokasi terpampang sebuah papan informasi bernada satire yang bertuliskan, “Perhatian Perbaikan Jalan, Dana Swadaya. Pengen kembali ke jalan yang benar, tapi jalan tak kunjung dibenerin.”


Tulisan tersebut sontak mengundang senyum dan tawa para pengendara yang melintas, sekaligus menyampaikan pesan kritik secara halus kepada pihak terkait.

Pantauan di lapangan, perbaikan jalan dilakukan secara serius layaknya proyek pemerintah. Terlihat papan kerja cor terpasang, sementara warga bahu-membahu melakukan pengecoran jalan yang selama ini rusak dan berlubang.

Salah satu warga setempat, Sugianto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut murni hasil swadaya masyarakat dan akan dilakukan di beberapa ruas jalan di Kampung Bali Sadhar Tengah.


“Kami melakukan swadaya untuk pengecoran jalan ini menggunakan uang swadaya masyarakat. Ke depan, kegiatan serupa akan dilakukan di beberapa titik lainnya,” jelasnya.


Ia menambahkan, pemasangan papan informasi bernada sindiran tersebut dimaksudkan agar pemerintah lebih peka dan tanggap terhadap kondisi jalan yang dikeluhkan masyarakat selama ini.

“Kami ini masyarakat kecil, tidak paham soal anggaran. Yang kami butuhkan itu bukti nyata. Walaupun cuma penimbunan jalan berlubang, itu sudah sangat membantu,” tegasnya.


Menurutnya, daripada anggaran daerah habis untuk kegiatan seremonial seperti workshop dan pelatihan yang digelar berbagai dinas, alangkah baiknya sebagian dialokasikan untuk perbaikan jalan, terutama jalan rusak yang sangat vital bagi masyarakat.


“Apalagi di musim hujan seperti sekarang, jalan ini sudah seperti kolam di tengah jalan. Padahal ini akses penghubung antara Kecamatan Banjit dan Baradatu,” pungkasnya.


Aksi swadaya warga ini pun menjadi gambaran nyata jeritan masyarakat akan kebutuhan infrastruktur dasar yang layak dan aman untuk digunakan sehari-hari.(Red)

TerPopuler