Warga Menanti Bukti Nyata,Jalan Simpang Neki–Banjit Dijanjikan Mulai Dibangun Tahun Ini -->

Warga Menanti Bukti Nyata,Jalan Simpang Neki–Banjit Dijanjikan Mulai Dibangun Tahun Ini

Selasa, 10 Februari 2026, Selasa, Februari 10, 2026

 


Way Kanan , ligatku6.online– Setelah bertahun-tahun menjadi keluhan masyarakat, pembangunan ruas jalan Simpang Neki–Banjit akhirnya dipastikan akan mulai direalisasikan pada tahun ini. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang berlangsung di Aula Kecamatan Banjit, Selasa (10/02/2026).


Dalam pernyataannya, Bupati Ayu menegaskan bahwa ruas jalan Simpang Neki–Banjit kini masuk dalam daftar prioritas pembangunan daerah karena perannya yang krusial sebagai jalur utama mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian serta perkebunan warga.


“Insyaallah, pembangunan jalan Simpang Neki menuju Banjit akan mulai kita laksanakan tahun ini. Infrastruktur ini penting untuk memperlancar aktivitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Bupati.


Janji tersebut disambut harapan besar masyarakat Banjit, mengingat kondisi jalan Simpang Neki selama ini kerap dikeluhkan karena rusak dan menyulitkan aktivitas warga, terutama saat musim hujan. Bagi masyarakat, jalan tersebut bukan sekadar infrastruktur, melainkan urat nadi perekonomian kampung.


Camat Banjit, Nasrullah Ali, S.Sos., M.M., menyatakan bahwa kepastian pembangunan ini menjadi angin segar bagi warga yang selama ini harus bertahan dengan kondisi akses jalan yang kurang memadai.


“Jalan Simpang Neki adalah jalur utama distribusi hasil bumi dan mobilitas warga. Jika pembangunan ini benar-benar terealisasi, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat. Kami berharap pelaksanaannya tidak sekadar wacana, tetapi benar-benar tepat waktu dan berkualitas,” tegas Nasrullah.


Musrenbang RKPD 2027 sendiri menjadi ruang krusial untuk menguji keseriusan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat. Selain infrastruktur jalan, forum tersebut juga membahas peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, serta penguatan ekonomi kerakyatan melalui sektor pertanian dan UMKM.


Di akhir kegiatan, dialog antara Bupati dan masyarakat berlangsung terbuka. Sejumlah aspirasi disampaikan secara langsung, dengan satu harapan utama: komitmen pembangunan yang disampaikan dalam forum resmi tidak berhenti pada janji, melainkan diwujudkan dalam kerja nyata di lapangan.(Red)

TerPopuler